Hampir setiap pasangan akan mensematkan cincin pernikahan atau pertunangan kepada pasangannya pada jari manis, tapi kenapa ya? kenapa tidak di ibu jari, telunjuk, atau jari tengah? saya juga tidak kepikiran untuk menanyakan hal ini sebelumnya, tapi setelah membaca artikel disebuah blog, baru deh dalam hati bilang,' iya ya kenapa ya?' hehe... nah ternyata jawabannya harus dipraktekkan langsung dengan ilustrasi gambar dibawah. Yuk kita coba....
1. Rentangkan semua jari tangan anda, kemudian lekatkan pasangan jari kiri dan kanan, dengan jari tengah ditekuk seperti gambar.
2. Sekarang coba pisahkan ibu jari kiri dan kanan yang tadi dilekatkan, bagaimana? ternyata bisa dan cukup mudah. Nah, ibu jari tersebut katanya sih mewakili orang tua kita, yang suatu hari pasti akan meninggalkan kita, yang mungkin disebabkan kita menikah, atau orang tua meninggal.
3.Sekarang rekatkan lagi ibu jari, dan coba pisahkan jari telunjuk kiri dan kanan yang tadi dilekatkan, ternyata mudah juga kan?, nah klo jari telunjuk ini katanya mewakili saudara saudara kita yang lambat laun pasti akan pergi meninggalkan kita karena telah menikah dll.
4. Sekarang lekatkan lagi jari telunjukkan, dan coba pisahkan jari kelingking anda, dan seperti yang sudah anda duga ternyata bisa juga. Jari kelingking ini diibaratkan anak-anak kita yang suatu hari pasti juga akan meninggalkan kita.
5. Sekarang lekatkan lagi jari kelingking yang tadi terbuka, dan coba pisahkan jari manis anda. Wow, apa yang terjadi? ternyata tidak bisa saudara saudara. Nah ini diibaratkan jodoh yang selalu bersama dan tak terpisahkan. (ceilee).

0 komentar:
Posting Komentar